"Kami sih tidak peduli jika aplikasi pesaing lebih punya banyak pengguna. Kami di sini hadir untuk mengembangkan apa yang akan kami berikan untuk pengguna setia agar KakaoTalk tetap bermanfaat secara berkelanjutan," tutur Khiko Rayesmara selaku Marketing Manager Daum kakao Indonesia kepada CNN Indonesia, Selasa (31/3).
Pengguna setia atau loyal users sangat penting bagi KakaoTalk. Khiko mengakui, timnya fokus pada pengembangan tren di Indonesia yang kira-kira bisa menarik minat loyal users dan mengoptimalkannya agar sifatnya tidak temporary alias sementara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sudah raih 18 juta pengguna, dari situ saja kami sudah senang dan puas. Kami tak agresif soal target pengguna, kami hadir bukan untuk berlomba banyak-banyakan user," ungkap Khiko.
Baca juga: KakaoTalk Ingin Lebih 'Indonesia Banget'
Di Indonesia, WhatsApp mengalami kenaikan jumlah pengguna hingga 133 persen sejak tahun 2013, membuatnya menjadi aplikasi pesan instan terlaris. Berdasarkan hasil survei GlobalWebIndex, WhatsApp menempati posisi teratas dengan angka 54 persen dari total keseluruhan pengguna aplikasi pesan instan di Indonesia.
Sementar Line sendiri memiliki 500 juta pengguna terdaftar di mana 170 jutanya adalah pengguna aktif tiap bulan.
(tyo/eno)