CEO Internux Dicky Moechtar membisikannya kepada CNN Indonesia, bahwa mereka saat ini sedang memproses pelaku yang meng-unlock modem milik mereka. Namun sayang, dia tak bisa memerincinya lebih jauh. BACA: Bolt akan Tindak Pelaku Unlock Modem 4G LTE
Dia sengaja masih tak mau membeberkan lebih jelas, karena masih dalam proses hukum sehingga pihaknya masih menerapkan azaz praduga tak bersalah. Karena belum ada keputusan final dari pihak pengadilan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memang sebelum melakukan penindakan, Dicky mengaku sudah melakukan beberapa kali peringatan terhadap pelaku, yang kebanyakan merupakan pedagang. "Karena biasanya konsumen kan tidak paham dan yang penting dipakai," sebutnya.
Saat ini, Bolt sudah memiliki 1,4 juta pelanggan dan sedang menuju 3 juta pelanggan pada akhir tahun 2015 nanti. Layanan ini sendiri sudah mencakup daerah di Jabotabek dan Medan. Dan kini tinggal Banten saja yang belum terjamah dari 'jatah' yang diberikan.
"Di sana ada 11 juta penduduk, dan kebanyakan terpusat di Kota Banten, Serang dan Cilegon. Untuk bisa cover daerah di sana, kita harus bangun 121 BTS baru," tandasnya.
Secara keseluruhan, Internux sudah membangun 3.000 BTS yang sebagian besar berada di Jabodetabek dan rencananya Internux akan menambahnya menjadi 4.000 BTS hingga tahun 2015 berakhir.
(tyo/eno)