Rodolfo Pantoja selaku Senior Advisor Smartfren menghimbau bahwa sangat penting bagi para penyedia operator agar memerhatikan soal tarif layanan data di jaringan 4G LTE yang akan dikonsumsi oleh para pelanggan.
"Operator harus berhasil mengelola tarif. Jangan mentang-mentang sudah 4G lantas tarif menjadi mahal," kata Rodolfo kepada sejumlah awak media di Qingdao, Tiongkok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di India pernah mencoba menaikan tarif layanan data 4G, namun gagal karena penggunanya tidak mengalami peningkatan drastis. Nah, operator Indonesia seharusnya bisa memberi harga terjangkau agar konsumen bisa merasakan pengalaman 4G terbaik," tutur Roberto.
Baca juga: Tarif Data LTE Bakal Disamakan dengan 2G dan 3G?
Smartfren bakal memanfaatkan spektrum frekuensi 850 MHz untuk menggelar 4G LTE, dan 2.300 MHz yang akan didapatkan setelah mereka migrasi dari spektrum 1.900 MHz.
Perusahaan telekomunikasi itu menyatakan siap mengkomersilkan 4G LTE pada kuartal ketiga tahun 2015 ini.