"Kita sudah berbicara dengan OJK dan follow up nya harus dibicarakan dengan para operator. Terutama untuk memblokir nomor-nomor tersebut," kata Rudiantara saat ditemui di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (12/5).
Rudiantara mengatakan pesan singkat ini diindikasikan bahaya karena banyaknya lahir praktik penipuan kredit barang lewat pesan singkat. Kelak, tak hanya pelaku SMS pada JK saja namun usaha lewat pemblokiran nomor ini diyakini juga akan berhenti tersebar di masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sering terima (SMS asing) isinya seperti mau berhubungan ini, wanita cantik, tawaran kredit, mobil, hadiah," kata JK di Istana Wapres, Jakarta, Selasa (12/5).
Kendati sering mendapat SMS demikian, JK mengaku langsung menghapus SMS tersebut dari ponsel genggamnya. JK memprediksikan penyebab datangnya SMS ini karena nomor ponsel genggamnya sudah lama dipakai.
"Sudah 20 tahun nomor saya," katanya.
(eno)