Gugatan ini dilayangkan di Pengadilan Tinggi San Francisco pada Kamis (14/5) dengan pasal penyalahgunaan rahasia dagang dan pelanggaran kontrak. Dalam gugatan, Halpern mengatakan dirinya mengalami kerugian sebesar US$ 1 miliar.
Baca juga: Uber Tawar Pesaing Google Maps Rp 39 Triliun
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ide tersebut didasarkan atas pengalaman Halpern yang kesulitan mendapatkan taksi dan ingin menciptakan cara untuk membuat pengemudi dan penumpang saling terhubung dengan ponsel dan teknologi GPS.
Halpern memanfaatkan kuasa hukum bernama Christopher Dolan, yang telah menangani beberapa kasus perdata Uber. Dolan berkata akibat peristiwa tersebut Halpern merasa dia telah ditinggalkan oleh perusahaan dan orang-orang yang bekerja dengannya.
Selain Kalanick, Halpern juga menggugat investor awal Uber yaitu Bill Trenchard dari perusahaan modal ventura First Round Capital, Bill Gurley dari Benchmark Capital dan pemodal perorangan Scott Belsky.
Uber mengatakan gugatan ini "sepenuhnya tidak berdasar" dan bersumpan akan melawan dengan cara hukum. (adt/eno)