Paling terdepan, calon pembeli Nokia Here adalah perusahaan aplikasi penyedia taksi, Uber. Malahan dari sumber orang dalam yang tak disebutkan namanya itu, perusahaan itu berani menawar hingga US$ 3 miliar atau setara Rp 39 triliun.
Tentu saja ada alasan mengapa Uber perlu kepincut memiliki pesaing Google Maps tersebut. Salah satunya tentu saja untuk menyokong bisnis mereka yang memang mengandalkan peta digital di dalamnya. Demikian yang dikutip dari New York Times.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Facebook telah menandatangani kesepakatan dengan Nokia untuk menggunakan peta Here pada layanan Facebook di versi mobile, kemudian pada aplikasi pesan instan Messenger dan Instagram di Android. Baca juga: Facebook Kasih Tanda ke Nokia Here
Menurut laporan TechCrunch, Facebook nampaknya juga memakai bahasa pemrograman untuk geo lokasi yang membantu pengguna mengidentifikasi lokasi setelah mereka melakukan check-in.
Facebook sebelumnya menggunakan layanan Bing di beberapa tempat ini. Dalam sebuah pernyataan, Facebook berkata perubahan ini "memberi lebih banyak kontrol dan fleksibilitas dalam memberikan pengalaman peta yang konsisten."
Tapi memang kerjasama itu juga belum tentu akan berakhir bahagia dengan pembubuhan tandatangan atas kesepakatan yang terjadi.
(tyo/tyo)