"Kita masih akan terus menggelar Internet.org. Kita kontrak dua tahun dengan Facebook soal program ini. Bagi Indosat ini tidak merugikan, karena mendorong penggunaan internet di Indonesia," kata Presiden Direktur dan CEO Indosat Alexander Rusli, kepada CNN Indonesia, di Jakarta.
Saat ini ada setidaknya 16 aplikasi yang berjalan di Internet.org yang digelar di Indonesia. Dia mengharapkan, ada lebih banyak aplikasi lainnya yang ikut nimbrung di sini, seperti di India.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alex menyebut setidaknya ada 30 aplikasi yang masuk ke platform Internet.org di negara Hindustan tersebut. Walaupun kabar terakhir menyebutkan, sejumlah operator di India menentang kehadiran program ini.
Indosat membela diri, Internet.org dinilainya mempunyai tujuan mulia untuk membawa pengguna seluler yang belum tersentuh internet bisa merasakannya.
"Saya ini roadshow ke Medan sampai ke Papua untuk sosialisasi program tersebut. Dalam talkshow di radio ada pengguna asal Papua yang sangat antusias dan bertanya bagaimana menggunakannya, apa yang harus dibeli. Ini maksud saya yang Indosat sasar," urainya.
Dengan Internet.org, Alex ingin aplikasi internet menempel di otak mereka. Khususnya bagi pengguna yang belum menggunakan internet. Namun dia tidak ingin mereka lama-lama terjebak di dalamnya.
"Saat ini jumlahnya masih ratusan ribu, masih sedikit. Tapi kita yakin akan growth. Saya tidak berani targetkan, karena sifatnya sosialisasi. Tapi nanti kita dorong mereka memakain ponsel pintar sesungguhnya," (tyo/eno)