Seks di Dunia Binatang, dari Parasit sampai Kanibalisme

Deddy S | CNN Indonesia
Rabu, 03 Jun 2015 12:54 WIB
Seks di Dunia Binatang, dari Parasit sampai Kanibalisme
Belalang sembah (skeeze/pixabay)
Kanibalisme saat bercinta dipraktekkan di dunia serangga, laba-laba, dan ampipoda (udang-udangan tanpa cangkang). Praktek ini, menurut peneliti, umumnya terjadi pada spesies yang memiliki perbedaan ukuran jantan-betina yang besar.

Menariknya, praktek kanibalisme ini umumnya dilakukan betina yang berukuran lebih besar ketimbang pejantan. Sebagai contoh belalang sembah dari spesies Pseudomantis albofimbriata, ukuran betinanya mencapai 70 milimeter. Sedangkan jantan 50 milimeter.

Belalang Pseudomantis albofimbriata betina akan memakan pejantan yang bercinta dengannya demi kesuburan, pertumbuhan, dan kondisi tubuhnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

(ded/ded)
Jakarta, CNN Indonesia --
Perilaku seks marsupial spesies Antechinus swainsonii dari Queensland, Australia, memang mengerikan. Ia akan bercinta dengan banyak betina sampai mati.

Tapi perilaku kawin di antara satwa itu macam-macam dan tak kurang aneh. Mulai dari yang jadi parasit di tubuh betina, sampai yang mengerikan, kanibalisme setelah bercinta di dunia serangga atau seks bunuh diri di dunia lebah madu. Ini ceritanya:  



ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kawin Parasit Ala Ikan Monster

Ikan Anglerfish. (PicturePartners/Thinkstockph)

Perkawinan model parasit dilakoni ikan monster anglerfish dalam kelompok subordo Ceratioidei. Sebagai contoh pada spesies Ceratias holboelli.

Ikan Ceratias holboelli betina memiliki ukuran 60 kali lebih panjang dan bobotnya 500 kali lebih berat ketimbang pejantan.

Anglerfish Ceratioidei jantan dan betina sama-sama melewati masa metamorfosis sebelum jadi ikan dewasa.

Betina tumbuh dewasa dengan gigi-gigi perobek daging dan antena pemikat. Sedangkan jantan dewasa kadangkala kehilangan giginya, berganti semacam tentakel berbentuk gigi, yang nantinya berguna saat ia kawin.

Menurut Ted Pietsch, kurator ikan di Museum Burke di Universitas Washington, ikan jantan menghabiskan masa dewasanya mencari pasangan. Begitu ketemu, dia memakai tentakel tadi untuk menempel di tubuh si betina. Satu ekor betina bisa ditempeli beberapa pejantan.

Begitu menempel, si jantan dan betina menjadi ‘satu tubuh’. Si jantan makan dari nutrisi yang dibawa darah si betina.

Ketika betina siap untuk bereproduksi, maka pembuahan terjadi secara eksternal. Jantan dan betina secara bersamaan melepas sel sperma dan sel telur ke air. Begitu pun kalau si betina ditempeli banyak pejantan. 

Seks yang Mematikan

Belalang sembah (skeeze/pixabay)

Kanibalisme saat bercinta dipraktekkan di dunia serangga, laba-laba, dan ampipoda (udang-udangan tanpa cangkang). Praktek ini, menurut peneliti, umumnya terjadi pada spesies yang memiliki perbedaan ukuran jantan-betina yang besar.

Menariknya, praktek kanibalisme ini umumnya dilakukan betina yang berukuran lebih besar ketimbang pejantan. Sebagai contoh belalang sembah dari spesies Pseudomantis albofimbriata, ukuran betinanya mencapai 70 milimeter. Sedangkan jantan 50 milimeter.

Belalang Pseudomantis albofimbriata betina akan memakan pejantan yang bercinta dengannya demi kesuburan, pertumbuhan, dan kondisi tubuhnya.

Lebah madu mempraktekkan seks bunuh diri. Dimulai dari pertarungan dengan pejantan lain, lebah jantan pemenang kemudian bercinta dengan betina sampai terluka di alat kelamin dan perutnya, lalu jatuh dan mati.

HALAMAN:
1 2 3