Dijumpai usai acara konferensi pers peluncuran produk anyar Vivo, X5Pro di Ritz Carlton, Jakarta, Kenny Chandra selaku COO Vivo Indonesia menyatakan perusahaan telah mempertimbangkan regulasi pemerintah tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai produsen asing, tentu Vivo menyatakan ingin mengembangkan pasarnya lebih menyeluruh lagi di seluruh kawasan Tanah Air.
Sementara Vice President yang juga merangkap Chief Marketing Officer Vivo global, Alex Feng turut menambahkan, perusahaan saat ini sedang fokus memberikan kualitas yang terbaik sesuai kebutuhan para konsumen dunia.
Ponsel pintar X5Pro bersistem operasi Android yang baru diluncurkan itu menonjolkan kemampuan kameranya yang memakai teknologi PDAF, serta teknologi akustik Hi-Fidelity (Hi-Fi) untuk audionya.
X5Pro akan mulai dijual ke pasaran akhir bulan Juni 2015 seharga Rp 4,9 juta. (tyo)