"Ada lonjakan sebesar 152 persen dari pengguna yang mengakses Internet pada waktu sahur, yang puncaknya terjadi pukul 4.00 dini hari," ujar Country Industry Head Google Indonesia, Henky Prihatna kepada awak media saat acara peluncuran Kampanye Lebaran Belanja Online di Jakarta, Selasa (23/6).
Kemudian, trafik Internet kembali meningkat pada siang hari pukul 11.00 dan 12.00 sebesar 12 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Henky menambahkan, sebanyak 82 persen akses tersebut dilakukan melalui perangkat mobile. Para pengguna tercatat mengakses internt untuk mencari konten makanan dan minuman, fesyen dan produk kecantikan, serta produk teknologi.
Begitu juga dengan Lazada Indonesia. Chief Marketing Officer, Sebastian Sieber menyebutkan trafik penggunaan aplikasi mobile Lazada selama Ramadan meningkat sekitar 51 persen.
Google mengatakan bahwa jumlah masyarakat Indonesia yang memilih jalur online untuk belanja sudah meningkat secara signifikan dan mulai terbangun unsur kepercayaan.
"Dalam enam bulan, satu dari dua orang Indonesia itu pasti belanja online. Lama-lama kesadaran masyarakat itu semakin meningkat soal keamanan belanja online," ungkap Henky lagi.
Google Indonesia memprediksi transaksi online yang terjadi di situs e-commerce bisa meningkat sebanyak 96 persen selama Ramadan. Bukalapak.com sendiri berharap bisa mengalami kenaikan transaksi online perusahaan sebanyak empat kali lipat selama Ramadan, khususnya melalui Kampanye Lebaran Belanja Online yang memberi potongan harga besar. (adt)