"Seperti yang sudah diberitakan, CEO kami telah berbicara bahwa BlackBerry akan selalu mengedepankan keamanan produknya. Apabila kami bisa membuat ponsel Android yang aman, tentu itu akan jadi bahan pertimbangan perusahaan," tutur Director Corporate Communications BlackBerry Asia Pacific, Matt Stewart saat ditemui CNN Indonesia di Jakarta, Rabu (24/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apalagi santer juga disebut Venice dan Prague, adalah dua BlackBerry yang konon akan mengadopsi sistem operasi si robot hijau tersebut.
Beberapa waktu lalu, kabar yang berasal dari sumber anonim mengatakan kepada media Reuters bahwa langkah untuk menggunakan Android merupakan bagian dari strategi BlackBerry yang fokus pada perangkat lunak dan manajemen perangkat.
Seperti diketahui juga, BlackBerry belum bisa mengangkat pangsa pasarnya yang tak lebih dari 1 persen. Kendati mereka sudah mencoba berusaha dengan menjual BlackBerry Classic yang merupakan 'reinkarnasi' dari kejayaan BlackBerry di masa lalu dengan penambahan trackpad.
(tyo)