Ada rumor yang berhembus kencang menyebutkan, BlackBerry ada kemungkinan untuk membuat ponsel pintar dengan sistem operasi kepunyaan Google itu. Sebuah kabar mengejutkan, mengingat ponsel yang terkenal dengan keypad Qwerty itu percaya diri berjalan pada OS BlackBerry.
Walaupun saat ini pangsa pasar BlackBerry tak lebih dari 1 persen di seluruh dunia, pengguna ponsel ini tak sedikit yang masih setia menggunakannya. Atas nama sistem keamanan pula, Presiden Obama dan pihak Gedung Putih diketahui masih menggunakan piranti genggam ini. Baca: Duo BlackBerry Android Segera Hadir
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara 2,982 pemilih atau 24,72 persen masih ragu atau ada kemungkinan untuk membeli tergantung seperti apa BlackBerry berbasis Android itu nantinya. Pemilih yang mengatakan iya dan mencintai bagaimana BlackBerry bergabung dengan ekosistem Android berjumlah 2,546 pemilih atau sebanyak 21.1 persen dari total keseluruhan.
Kendati tidak bisa menjadi rujukan nanti, namun ini bisa dibuat landasan apakah nanti BlackBerry dengan Android di dalamnya bakal diminati atau tidak oleh konsumen. (tyo/adt)