Seperti diketahui, sebelumnya Indosat sudah menggelar 4G LTE di frekuensi 900 MHz, namun dikatakan saat itu belum maksimal karena sumber daya yang tak besar dan ekosistem seperti handset yang tak terlalu banyak.
"Kami menganggap di 900 MHz sebagai edukasi yang maksimum untuk pelanggan. Kini saat pelanggan move ke 1.800 MHz yang kecepatannya up to 185 Mbps," kata Division Head Network Optomization Indosat Joko Riswandi, di sela-sela peluncuran Super 4G LTE, di Balikpapan, Senin (6/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Joko menambahkan dengan ekosistem yang menunjang dan lebar, kecepatan 4G LTE bisa mencapai hasil sesungguhnya, antara 95 Mbps hingga 100 Mbps. Bahkan setelah dites mampu up to 185 Mbps.
Sementara itu, menurut Head Data Services-Product Marketing Indosat Fidesia Noor, saat ini Indosat sudah bisa melakukan komunikasi secara besar-besaran. Termasuk mendorong ekosistem seperti kehadiran ponsel yang mendukung jaringan di 1.800 MHz.
"Dari kami berusaha mendorong ke OEM atau vendor ponsel dengan melakukan bundling. Kalau kemarin kan (di 900 MHz), belum terlalu besar-besaran juga," katanya, menambahkan.
Dilihat dari kebiasaannya, pelanggan 4G LTE yang mencapai ribuan ternyata belum berubah secara signifikan. Namun memang, dari sisi konsumsi data mengalami kenaikan yang signifikan.
Indosat sendiri, menggelar 4G LTE di dua frekuensi 900 MHz dengan sumber daya 5 Mhz dan 1.800 MHz melalui pita lebar seluas 20 Mhz. Selain Indosat, ada Telkomsel, Indosat, XL Axiata, Hutchison Tri Indonesia dan operator CDMA Smartfren mengkomersialkan babak baru dari 4G LTE ini. (tyo/adt)