Lisensi penyelenggaraan 4G LTE di spektrum 1.800 MHz ini juga diberikan kepada operator seluler Telkomsel, Indosat, serta Tri. Sementara Smartfren dapat menyelenggarakan 4G LTE di spektrum 850 MHz.
XL sengaja meluncurkan 4G LTE terbaru mereka di Lombok karena perusahaan memiliki basis pelanggan yang besar di sana. Direktur Service Management XL Axiata, Ongki Kurniawan mengklaim, pihaknya menguasai lebih dari 85 persen pangsa pasar di wilayah ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: XL Siapkan Satu Aplikasi untuk Telepon, Pesan, dan Video
Pelanggan yang hendak menikmati 4G LTE diwajibkan untuk mengganti kartu SIM yang telah mendukung teknologi ini. XL sendiri telah menyediakan 1 juta unit kartu SIM baru.
Setelah Lombok, layanan 4G LTE XL yang berjalan di spektrum 1.800 MHz akan menyusul di kota Bandung, Surabaya, Denpasar, dan Jakarta.
XL, Telkomsel, dan Indosat, sebelumnya menggelar 4G LTE di spektrum 900 MHz. Di spektrum tersebut XL hanya melakukan uji coba di Medan, Bogor, dan Yogyakarta, karena dinilai tidak dapat memberi layanan maksimal akibat sumber daya frekuensi yang terbatas. Dari sini XL telah mendapatkan 200 ribu pelanggan 4G LTE.
Diketahui XL dan Telkomsel masing-masing memiliki frekuensi seluas 7,5 MHz, Indosat memiliki 10 MHz, sementara Tri tidak punya sumber daya frekuensi di sana.
Sementara di spektrum 1.800 MHz tercatat XL dan Telkomsel mempunyai lebar 22,5 MHz, Indosat 20 MHz, sedangkan Tri yang paling kecil, 10 MHz.