Ponsel ini merupakan bentuk partisipasi Internux dalam implementasi teknologi 4G LTE yang sedang diperluas oleh lima operator lain, yaitu Telkomsel, XL Axiata, Indosat, dan Tri yang meluncurkan 4G LTE di spektrum 1.800 MHz dan Smartfren di 850 MHz.
"Kami ingin masyarakat Indonesia bisa merasakan kecepatan 4G lengkap dengan perangkat memadai yang terjangkau harganya," ucap Chief Commercial Officer Internux, Larry Ridwan, saat jumpa pers di Jakarta, Senin (6/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Powerphone E1 dirancang dengan layar sebesar 4,5 inci dan memiki kamera belakang dan depan beresolusi 5 megapixel dengan fitur autofokus. Ia tersedia dalam pilihan warna putih dan hitam.
Dijual seharga Rp 2,99 juta, Tablet X1 memiliki dapur pacu prosesor HiSilicon Kirin 910 Quad Core 1,6 GHz dengan RAM 2GB dan memori internal 16 GB. Tersedia kapasitas baterai 5.000 mAh untuk menopang daya hidup perangkat.
Pada kesempatan yang sama, Internux juga menambah portofolio produk modem Wi-Fi terbaru yang diberi nama Bolt Mobile Wi-Fi Hydra. Perangkat mungil ini dilengkapi dengan fitur layar 1,44 inci untuk menampilkan informasi seputar jumlah kuota Internet yang terpakai, pengguna yang terhubung, hingga sinyal jaringan.
Kemampuan WiFi Hydra ini dapat dibagikan hingga delapan pengguna dengan kapasitas baterai 2.000 mAh. Ia dibanderol seharga Rp 449 ribu.
Ketiga produk ini telah dibundel dengan layanan Internet dari Bolt dan bisa didapatkan di toko ritel seperti Oke Shop, Global Teleshop, dan Sentra Ponsel. (adt)