Di salah satu kota terbesar di Brasil itu, para sopir ini memarkir taksi mereka yang membentang selama tiga mil di sepanjang salah satu jalan utama kota yang menghubungkan zona selatan dengan daerah pusat bisnis
Jalanan yang tertutup pendemo (REUTERS/Ricardo Moraes) |
Mereka mengeluh bahwa pengemudi Uber tidak diatur dengan benar dan memiliki biaya tarif yang lebih sedikit murah, dan dianggap sebagai sesuatu yang tidak adil dan kompetitif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam sebuah pernyataan, Uber mengatakan membela pilihan pelanggan dan bahwa "inovasi sangat penting" di kota seperti Rio, yang memiliki penduduk yang membutuhkan lebih banyak pilihan dan menerima jutaan wisatawan dalam setahun.
Demo seperti ini juga pernah terjadi di Paris dan kota lainnya di Perancis. Aksi pembakaran ban di tengah jalan tersebut berujung pada pemblokiran akses ke Bandara dan stasiun kereta api.
Sama seperti di Brasil, mereka menolak kedatangan Uber karena dianggap ilegal dan menggerus pendapatan. Belum lagi kedatangan Uber tak diimbangi dengan pajak yang seperti dibebankan kepada taksi resmi. (tyo)
Jalanan yang tertutup pendemo (REUTERS/Ricardo Moraes)