"Selain memperpanjang musim kemarau, El Nino pun memperlambat datangnya musim hujan. Dengan kata lain, awal musim hujan jadi mundur," terang Kepala Bidang Informasi Iklim Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Evi Lutfiati saat dihubungi CNN Indonesia, Jumat (31/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
El Nino seakan membawa dampak negatif yang begitu signifikan terhadap cuaca Indonesia. Nyatanya, El Nino juga menggiring pengaruh positif terhadap kehidupan bawah laut.
Sementara Kepala BMKG pada Kamis (30/7) juga mengatakan, seiring suhu air laut yang mendingin, maka akan terjadi penumbuhan klorofil di bagian barat Sumatera dan bagian selatan Jawa. Hal ini akan membuat produksi panen ikan berlimpah.
Tak hanya itu, terjadinya pengurangan curah hujan dinilai juga menjadi momen yang tepat bagi petambak garam.
El Nino diprediksi akan menguat mulai Agustus hingga Desember 2015. Tren penguatan El Nino tahun ini ditunjukkan oleh kenaikan indeks ENSO dari 1,6 pada Juni menjadi 2,2 pada Desember 2015.
(tyo)