Dalam pengakuannya, Uber Technologies mengaku akan menamkan investasi di India sebesar US$ 1 miliar atau setara Rp 13 triliun untuk jangka waktu selama sembilan bulan ke depan. Demikian yang disitat dari PC World.
"Uang tersebut akan dibelanjakan untuk memperluas dan meningkatkan operasi, termasuk ke lebih banyak kota, mengembangkan produk baru dan metode pembayaran, dan untuk mendirikan jaringan pendukung yang kuat," kata Amit Jain, Presiden Uber India.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perjalanan Uber juga mengalami hambatan dan sorotan, terutama setelah dugaan pemerkosaan seorang penumpang wanita dengan sopir Uber pada bulan Desember di Delhi. Layanan Uber di kota itu dilarang segera setelah itu, tapi pengadilan Delhi mencabut larangan baru-baru ini,
Selama 20 bulan terakhir, Uber telah memperluas layanannya di18 kota di negeri tersebut. Mereka juga memperkenalkan UberAuto, yang merupakan aplikasi pemesanan Bajaj, salah satu moda transportasi lainnya yang terkenal di India.
(eno)