Jakarta, CNN Indonesia -- Aplikasi berbagi foto Instagram sejak Kamis (27/8) menambahkan pilihan tata letak yang kini memungkinkan pengguna untuk mengunggah foto ukuran
portrait dan landscape.
Sebelumnya, pengguna Instagram hanya bisa mengunggah gambar dalam ukuran persegi. Jika ingin unggah foto
portrait atau
landscape, harus memakai aplikasi pihak ketiga untuk mengatur ukuran.
Dalam sebuah pernyataan di blog resmi perusahaan, Instagram mengatakan satu dari lima foto atau video yang dipublikasi di layanannya tidak sesuai dengan format persegi. Oleh karena itu merasa perlu untuk menyediakan fitur ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Langkah membebaskan ukuran foto ini, menurut ahli pemasaran media sosial dan analis iklan, Debra Aho Williamson, dilakukan Instagram untuk menarik lebih banyak pengiklan dan menghentikan pengguna lari ke layanan yang lebih fleksibel seperti Snapchat.
Selama ini pengguna dibatasi dengan ruang sudut pandang yang sempit. Untuk mempublikasi foto jembatan Golden Gate di San Francisco, misalnya, tak bisa mengunggah gambar yang memperlihatkan jembatan itu dari ujung ke ujung.
“Ini bermuara untuk memberikan pengiklan dan pengguna pilihan yang lebih. Anda akan melihat lebih banyak iklan. Ini sesuatu yang menarik bagi pengiklan,” kata Williamson.
Menurut proyeksi eMarketer, Instagram diharapkan bisa menghasilkan hampir US$ 600 juta dari pendapatan iklan pada akhir tahun ini dan US$ 2,8 miliar pada 2017.
Induk perusahaannya, Facebook, sukses besar dari bisnis iklan, di mana menreka meraih pendapatan US$ 12 miliar pada tahun 2014.
(adt)