Public Relation & Partnership Manager Kaskus, Quary Mitratama mengatakan, akun Blackpanda diblokir sejak 3 September 2015 ketika para pengguna Kaskus mulai melaporkan pihak Blackpanda yang tidak meneruskan uang transfer pembelian barang.
"Sementara (akun Blackpanda) kita tutup sampai mereka menyelesaikan kasus ini," kata Quary kepada CNN Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akun Blackpanda terdaftar sebagai pengguna Kaskus pada 2009 dan aktif menyediakan layanan rekening bersama atau rekber pada 2013. Pengelola akun ini diketahui berinisial RW dan berasal di Surabaya.
Dari jasa ini, penyedia rekber akan mendapatkan komisi sesuai kesepakatan.
Pihak Kaskus menanggapi masalah dengan membuat thread diskusi yang memberikan informasi terkini seputar Blackpanda. Di sana juga tersedia data daftar korban dan total dana yang "nyangkut" di Blackpanda.
Dari keterangan yang didapatkan Kaskus setelah menghubungi Blackpanda, para pengelola layanan rekber ini mengaku "masih berusaha melakukan audit karena ada selisih antara pembukuan Blackpanda dengan pihak bank."
Kendati demikian, Kaskus tetap mengizinkan para penggunanya untuk melaporkan pengelola Blackpanda kepada pihak kepolisian sesuai domisili. (adt/eno)