Hal ini diungkapkan Rice sebelum kunjungan Presiden Xi Jinping ke AS dan menyebut ini merupakan masalah keamanan nasional dan faktor penting dalam hubungan AS-China.
“Ini bukan sebuah iritasi ringan, ini merupakan keprihatinan ekonomi dan keamanan nasional ke AS,” katanya saat pidato di Universitas George Washington.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah China sendiri menanggapi santai tudingan atas China. Negeri Tirai Bambu, yang diwakili oleh Penasihat Negara China, Yang Jiechi, justru membuka peluang kerja sama keamanan siber dengan AS.
"Kami berharap China, AS dan negara-negara lain bisa bekerjasama untuk aturan keamanan siber di arena internasional dalam semangat saling menghormati, kesetaraan dan saling menguntungkan," kata Yang dalam sebuah wawancara yang fokus menanyakan kunjungan kenegaraan Presiden Jinping ke AS.
Ia menegaskan bahwa China sendiri adalah korban peretasan siber dan ia mengatakan dugaan ini harus diselidiki dan ditangani. (adt)