Indonesia Bakal Jadi yang Pertama Punya Jet Tempur F-16V

Hani Nur Fajrina, CNN Indonesia | Kamis, 08/10/2015 10:21 WIB
Indonesia Bakal Jadi yang Pertama Punya Jet Tempur F-16V Ilustrasi. (Stocktrek Images/Thinkstock)
Jakarta, CNN Indonesia -- Demi memperkuat pertahanan TNI, Indonesia membuka 'pintu' bagi perusahaan Lockheed Martin untuk membuktikan pesawat tempur F-16V adalah produk anyar nan apik.

"Dengan Indonesia masih dalam proses request of information, namun ini adalah kesempatan besar bagi kami untuk menunjukan bahwa F-16V adalah pembaruan yang hebat," ujar Randy Howard selaku F-16 Business Development kepada awak media di Jakarta.

Ia melanjutkan, "jika semua berjalan mulus, Indonesia bakal jadi yang pertama untuk memiliki produksi pertama dari F-16V."


F-16V merupakan generasi keempat dari lini produk F-16. Pesawat tempur ini memiliki panjang 15 meter dengan tinggi 5 meter dan bentang sayap 10 meter.

Lockheed Martin mengklaim kecepatan maksimum F-16V bisa mencapai 2414 kilometer per jam.


Ini bukan kali pertama pihak Lockheed Martin yang bermarkas di Bethesda, Maryland, AS untuk bekerja sama dengan pemerintah Indonesia dalam pengembangan pesawat tempur TNI AU.

Sementara Chief Test Pilot Paul Randall yang juga hadir dalam jumpa pers menambahkan, F-16V mengalami pembaruan dari segi sistem radar yang lebih baik bernama Scalable Agile Beam Radar (SABR), kemampuan mencium adanya gelombang listrik dari luar pesawat, serta sensor yang terhubung dengan program komputer sehingga si pengemudi bisa langsung menavigasi atau mengarahkan dengan otomatis.

Chief Test Pilot Paul Randal bersama Dubes AS Robert O Blake Jr. yang sedang mencoba simulator F-16V yang ditampilkan di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Rabu (7/10). (CNN Indonesia/ hani Nur Fajrina)
Dukungan produk F-16V turut datang dari Duta Besar AS untuk Indonesia, Robert O Blake Jr.

"Selain soal keamanan, sistem radar pada pesawat tempur F-16V yang sudah mengalami pembaruan ini saya harap bisa berguna untuk pemantauan kondisi laut. Saya yakin pesawat ini bisa membantu memodernisasikan kekuatan militer Indonesia," tutur Blake.

Menurut penuturan Howard, jika Indonesia sudah berada di tahap persetujuan menggunakan pesawar tempur F-16V, kira-kira masa pengiriman pesawat ini memakan waktu 30 sampai 36 bulan.


(eno)