Musk dalam sebuah wawancara dengan sebuah majalah asal Jerman sempat mengklaim bahwa Apple merupakan 'kuburan' bagi Tesla karena perusahaan yang dipimpin oleh Tim Cook itu 'menampung' para karyawan yang telah dipecat.
Entah lupa atau tak menyadari ucapannya, Musk kemudian terlihat ingin memperhalus komentarnya melalui kicauan di akun Twitter. Ia menyatakan bahwa ia menyambut dengan baik pengembangan Apple terhadap produksi mobil listrik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip situs International Business Times, pernyataan Musk mengenai pengembangan mobil listrik Apple tersebut dinilai menguatkan rumor dan spekulasi bahwa kreasi Apple memang bakal menjadi pesaing Tesla nantinya.
Sekitar bulan Agustus kemarin, Apple mencomot teknisi senior Tesla, Jamie Carlson.
Selain Carlson, tercatat Apple telah merekrut Xianqiao Tong, seorang teknisi dari Nvidia yang mengembangkan peranti lunak komputer sebagai sistem pembantu pengemudi.
Tak hanya Tong, Apple juga merekrut mantan teknisi dari Volkswagen AG, Megan McClain yang memiliki keahlian dalam sistem kemudi otomatis dan Sanjai Massey yang memiliki segudang pengalaman dalam pengembangan kendaraan yang bisa berjalan otomatis dari Ford.
Dalam kurun waktu dua tahun terakhir, Apple merekrut Haran Arasaratnam dari Ford Motor untuk bekerja sebagai teknisi baterai dan Robert Gough dari perusahaan penyokong otomotif Autoliv untuk bekerja di proyek istimewa dari Apple sendiri.
Apple mengaku telah memikirkan pengembangan mobil sejak lama. Senior Vice President divisi pemasaran Apple, Phil Schiller mengatakan bahwa para jejeran eksekutif sudah berdiskusi memproduksi mobil sebelum iPhone dirilis pada 2007 silam. (adt)