Dikatakan oleh Presiden Direktur dan CEO Indosat Alexander Rusli, bahwa terganggunya layanan atau fallback bisa ditekan seminimal mungkin.
Hal senada juga dikatakan oleh CEO XL Axiata Dian Siswarini, dia yakni proses tata ulang tersebut tidak akan sampai mengganggu pelanggan miliknya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dian bilang,"Itu acara bersama-sama. (Tetapi) Tiap operator boleh launcing right after di-refarming selesai."
Secara umum 1.800 MHz diakui sebagai spektrum paling populer di kalangan operator telekomunikasi dunia yang menyelenggarakan 4G LTE. Di Indonesia sendiri, ada empat operator seluler yang memiliki sumber daya di sana yaitu Telkomsel, Indosat, XL Axiata, dan Tri.
Hal lain yang membuat 1.800 MHz istimewa, adalah karena operator seluler di Indonesia memiliki sumber daya frekuensi yang besar di spektrum tersebut. Tercatat XL dan Telkomsel masing-masing mempunyai sumber daya seluas 22,5 MHz, Indosat 20 MHz, sedangkan Tri yang paling kecil, 10 MHz.
Tata ulang perlu dilakukan agar kanal-kanal pemilik pita lebar ini bisa saling berdampingan dan pada akhirnya berjalan optimal. (tyo)