Dilaporkan oleh saluran berita ABC 7 New York, seorang pria yang sedang mengunjungi Apple Store dengan hebohnya menyusuri tangga kaca ikonik di dalam toko dan mengayunkan pedang diiringi dengan teriakan.
Kemudian ia diboyong ke luar toko dan sejumlah karyawan Apple Store memasang pembatas antara ia dan pengunjung lainnya untuk perlindungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan pengakuan para saksi yang sedang mengunjungi Apple Store, sebelum ia dibawa oleh aparat kepolisian New York, pria misterius itu seakan hendak menyakiti dirinya sendiri dengan pedang. Pria itu kemudian dilarikan ke rumah sakit New York City.
Sebelumnya juga sempat ada kasus Apple Store lain yang menyita pehatian. Enam remaja lelaki berkulit hitam dari Maribyrnong College diusir oleh karyawan dan dua petugas keamanan Apple Store Highpoint di Melbourne. Alasan mereka mengusir enam remaja berkulit hitam itu karena "takut terjadi pencurian".
Kejadian itu sempat tersebar di dunia maya karena salah satunya mengunggah video pengusiran mereka. Hal ini sempat membuat CEO Apple Tim Cook gusar. Ia mengatakan, bahwa tindakan karyawan yang mengusir enam remaja itu adalah hal tak bisa diterima.
Menurutnya, Apple Store sangat terbuka bagi siapapun tanpa memandang bulu dan latar belakang seperti usia, agama, dan ras. (tyo)