Jika pengguna menerima pesan berupa link menuju alamat URL Telegram.me, maka aplikasi WhatsApp tidak melacaknya sebagai tautan.
Tautan Telegram yang diblokir oleh WhatsApp antara lain berupa username Telegram, pesan ke individu, dan chat room.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
WhatsApp nampaknya memperlakukan tautan ke Telegram.me seperti program jahat atau pesan spam.
Telegram mengalami pertumbuhan jumlah pengguna di sebuah negara atau daerah yang memiliki kebijakan memblokir WhatsApp.
Tapi di sisi lain, aplikasi Telegram sempat menjadi pilihan anggota ISIS dalam berkomunikasi. Pengelola Telegram melaporkan telah memblokir 78 kanal yang terkait ISIS.
Sementara WhatsApp sendiri masih menjadi pemimpin dalam kompetisi aplikasi pesan instan, dengan lebih dari 900 juta pengguna secara global.
Induk perusahaan WhatsApp, yaitu Facebook, sempat melakukan pemblokiran terhadap tautan di layanan jejaring sosialnya. Pada 2010, Facebook dikritik karena memblokir tautan Pirate Bay, dan baru-baru menghalangi tautan Tsu.co. (adt)