Aksi korporasi ini termasuk membeli aset SCMP Group yang di dalamnya juga ada media Cosmopolitan dan Esquire edisi Hong Kong.
SCMP merupakan surat kabar berbahasa Inggris paling terkemuka di Hong Kong yang berusia 112 tahun. Sejak 1993, saham SCMP mayoritas dimiliki oleh miliarder Robert Kuok asal Malaysia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Vice Chairman Alibaba Group, Joseph Tsai, coba mengatasi kritik ke pihaknya yang mengkhawatirkan kepemilikan SCMP oleh Alibaba akan membahayakan kemerdekaan editorial. Ia berkata dunia membutuhkan "pluralitas pandangan ketika datang ke cakupan China."
"Dalam melaporkan berita, SCMP akan bersikap objektif, akurat dan adil," tulis Tsai dalam surat terbukan kepada pembaca SCMP.
"Ini berarti memiliki keberanian untuk melawan kebijaksanaan konvensional, dan mengurus diri sendiri dalam memverifikasi kabar, memeriksa sumber dan mencari semua sudut pandang. Keputusan sehari-hari editorial akan dilakukan oleh editor di ruang berita, bukan di ruang dewan direksi."
Langkah yang ditempuh Alibaba ini mengingatkan dengan aksi perusahaan e-commerce Amazon dari Amerika Serikat yang mengakuisisi perusahaan media The Washington Post. (adt/tyo)