Salah satu rencana yang diungkapkan Clinton untuk mengakhiri pergerakan ISIS secara online adalah dengan menutup semua akun Facebook dan Twitter yang memiliki relasi dengan kelompok teroris ini. Ia juga berencana menghapuskan segala bentuk isi media sosial yang mengandung propaganda terorisme.
“Para ahli keamanan butuh melakukan pelacakan yang lebih efektif dan menganalisa posting media sosial ISIS dan memetakan jaringan jihad di internet,” himbau Clinton seperti dikutip dari CNN.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kandidat calon presiden AS dari Partai Demokrat ini, mengaku akan berusaha untuk mencari tahu serta mengacaukan segala bentuk rencana teroris sebelum mereka mengeksekusi tindakannya. Ia pun akan bekerja sama merangkul komunitas orang-orang Muslim di AS untuk melawan radikalisasi.
Clinton menghimbau berbagai pihak, mulai dari pemerintah AS hingga para perusahaan teknologi besar asal negeri Paman Sam untuk bekerja sama memberantas jaringan ISIS yang belakangan diketahui marak menggunakan media sosial sebagai alat propagandanya kepada para simpatisan dari berbagai penjuru dunia.
“Untuk melakukan hal tersebut, kita butuh hubungan yang lebih kuat antara Washington, Silicon Valley, dan semua perusahaan-perusahaan teknologi hebat," ujarnya. (adt/tyo)