Raksasa jejaring sosial ini pada Kamis (7/1) mengumumkan bahwa kini pengguna Messenger sudah menyentuh angka 800 juta akun. Peningkatan tersebut diyakini karena adanya fitur-fitur baru yang tersedia di dalam aplikasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski ia mengatakan bahwa jumlah tersebut sangat mengesankan, kabar baik ini dianggap masih sebagai permulaan bagi Messenger.
Pada September 2015 lalu, WhatsApp mengumumkan bahwa pengguna aplikasinya sudah mencapai 900 juta pengguna aktif bulanan.
Menanggapi hal ini, Marcus hanya mengutarakan bahwa Messenger dan WhatsApp "beroperasi dan menjalankan fungsinya secara independen".
Diketahui selama setahun belakang, Messenger telah meningkatkan fitur di dalam aplikasinya seperti fitur pengiriman uang secara elektronik, panggilan video, asisten digital pribadi 'M', hingga pemesanan layanan Uber.
Sekitar bulan April 2015 lalu, Zuckerberg juga sempat membeberkan perbedaan fungsi antara Messenger dan WhatsApp yang ia akuisisi pada 2014 silam.
Zuckerberg menekankan, WhatsApp dianggap sebagai platform bermanfaat untuk mengganti pesan teks. Sementara Messenger dipusatkan untuk tetap terhubung dengan teman-teman di dalam jejaring sosialnya, serta diperkaya dengan layanan transaksi uang. (tyo)