Dana ini rencananya akan dikelola oleh Silicon Valley Community Foundation untuk memperluas kesempatan edukasi, mengutip dari Business Insider.
"Saat ini, banyak anak-anak yang tidak memiliki akses ke sekolah-sekolah luar biasa. Tujuan kami adalah menjadi mitra komunitas-komunitas untuk secara signifikan meningkatkan jumlah pelajar yang memiliki akses terhadap pengalaman edukasi yang berharga dan menyeluruh," misi proyek yang tertulis dalam situs The Hastings Fund.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hastings mengaku memang telah lama tertarik untuk melakukan 'reformasi' dalam dunia pendidikan.
Sepak terjang dalam bidang edukasi pun telah dibuktikan oleh Hastings ketika Gubernur California bernama Gray Davis menunjuk Hastings sebagai president dari State Board of Education di California pada tahun 2001 hingga 2005.
Kegiatan filantropi yang dilakukan miliuner teknologi adalah hal yang bisa dibilang lumrah. Sebelumnya, bos besar Facebook, Mark Zuckerberg juga sempat 'beramal' sebesar Rp 618 triliun pasca kelahiran anak pertamanya yang kemudian sempat menuai kritikan berbagai pihak internasional.
Meskipun demikian, Hastings yang baru-baru ini sibuk melakukan ekspansi perusahaannya ke ratusan negara di dunia sepertinya akan memegang komitmen serta menaruh hatinya dalam program 'berbagi kebaikan' tersebut.
“Saya sangan bersyukur bisa melakukan ini dan berharap dapat terus melakukan hal yang sama di masa yang akan datang. Terima kasih kepada member Netflix dan pegawai yang membuat hal ini dapat terwujud,” tulis CEO Netflix pada akun Facebooknya ketika mengumumkan program amalnya.
(tyo)