Hal ini bisa jadi mengecewakan banyak overclocker yang memilih Intel sebagai platform untuk melampiaskan hobinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai perbandingan, Intel membanderol prosesor Core i7-6700K dengan harga retail US$339. Sementara Core i7-6700 jauh lebih murah, yakni US$303.
Selain itu, Intel juga tidak menjamin garansi prosesor jika pengguna melakukan hal yang di luar batas spesifikasi prosesor," kata perwakilan Intel kepada PC World.
Meski begitu, pemilik prosesor Intel seri Non 'K' bisa saja mengakalinya dengan menggunakan BIOS custom atau cukup mengabaikan update BIOS yang disediakan oleh produsen mainboard.
Sejauh ini, sudah ada satu produsen mainboard yang merilis update yang mampu menonaktifkan fitur overclocking pada prosesor Intel seri non 'K'. Mungkin beberapa minggu ke depan akan disusul oleh yang lainnya.
Dikarenakan garansi dari Intel resmi tidak mencakup kerusakan yang diakibatkan oleh overclocking, Intel pun meluncurkan program Performance Tuning Protection Plan untuk lini prosesor Core i5 dan Core i7 mulai dari US$20 hingga US$35, tergantung tipe prosesornya.
Performance Tuning Protection Plan merupakan jaminan tambahan untuk pengguna yang ingin melindungi prosesornya dari kerusakan yang diakibatkan oleh pengoperasian di luar batas spesifikasi yang sudah ditentukan. (tyo)