First Media, Internet Service Provider (ISP) yang dikelola PT Link Net sepertinya akan melakukan hal serupa. Bahkan soal FUP ini sudah dituliskan penyedia Internet tersebut sejak beberapa tahun lalu.
"Kebijakan Fair Usage dibuat untuk menegaskan komitmen Link Net agar setiap Pelanggan mendapatkan kualitas layanan yang sesuai dengan Paket layanan yang dipilih oleh pelanggan," tulis di laman tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun saat dikonfirmasi CNN Indonesia, Direktur dan Corporate Secretary Link Net Dicky Setiadi Moechtar mengatakan kebijakan tersebut baru sebatas sosialisasi, dan aturan FUP sudah mereka tulisakan sejak dua atau tiga tahun lalu.
FUP bukanlah kebijakan baru, dan sudah digunakan oleh sejumlah ISP sejak beberapa tahun terakhi. Alasan mereka sama, yakni melindungi pelanggan dari pengguna menggunakan Internet secara berlebihan.
Batasan FUP tentu berbeda dengan paket kuota yang banyak ditawarkan operator seluler. FUP hanya mencekik kecepatan pengguna setelah mencapai kapasitas tertentu, sedangkan paket kuota menjatahkan berapa besar pengguna boleh menerima Internet.
Aturan First Media soal kebijakan FUP |
(tyo/eno)
Aturan First Media soal kebijakan FUP