Tidak Semua Pelanggan IndiHome Rasakan Dampak FUP

Hani Nur Fajrina, CNN Indonesia | Selasa, 09/02/2016 14:45 WIB
Tak semua pelanggan IndiHome merasakan dampak langsung dari kebijakan FUP yang dilakukan oleh layanan milik Telkom Group tersebut. Tak semua terkena dampak secara langsung kebijakan Fair Usage Policy (Dok.Telkom)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kebijakan Telkom yang menerapkan kecepatan internet dari unlimited menjadi Fair Usage Policy (FUP) tak semua pelanggan IndiHome terkena dampaknya secara langsung.

Sebab, ada juga sejumlah pelanggan IndiHome yang merasa tidak terpengaruh adanya sistem FUP tersebut bagi aktivitas mereka sehari-hari di rumah.

"Tidak ada pengaruh sama sekali, saya langganan yang 20 Mbps untuk pemakaian (kebijakan FUP) 500 GB. Biasanya untuk download lagu, film, serta streaming. Kalau dihitung, per hari 10 GB itu cukup banget," ungkap seorang pengguna IndiHome, Fitrahsyah Aulia kepada CNN Indonesia, Selasa (9/2).


Selama ini, Fitrahsyah mengaku untuk kegiatan mengunduh data dari internet jarang mengalami kendala dalam kecepatan. Sementara untuk streaming konten, sesekali ada gangguan buffering namun masih bisa ditoleransi.


Ia juga menyatakan, apabila Telkom tidak merilis soal kebijakan FUP itu kepada publik, kebanyakan pengguna rumahan tampaknya belum tentu akan seheboh sekarang.

Hal senada dikatakan oleh pengguna IndiHome lainnya, Ranny Virginia. Ia mengaku sebelum dunia maya diramaikan oleh masalah sistem FUP IndiHome, ia tidak mengetahui soal ini.

"Saya pakai yang 10 Mbps dan sampai sekarang masih baik-baik saja (soal kecepatannya) dan tidak terganggu dengan sistem FUP," kata Ranny.

Sementara menyoal saluran atau channel UseeTV yang ditutup, seperti HBO, Fox Movies Premium, dan Cinemax, Fitrahsyah dan Ranny kompak mengatakan bahwa saluran tersebut masih bisa diakses dengan normal.

"Baru kemarin saya nonton di HBO. Masih bisa, tidak ada masalah," lanjut Ranny.

Ditambahkan Fitrahsyah dan Ranny, kemungkinan pengaruh FUP bagi pengguna individu seperti dirinya -- atau pengguna rumahan -- memang tidak terasa, karena penggunaan internet dan aktivitas menonton tidak akan sebanyak mereka yang menggunakan IndiHome sebagai bisnis warnet atau tempat kost.

Sistem FUP mulai diberlakukan sejak 1 Februari 2016. Banyak petisi online yang menghiasi laman Change.org.

"kebijakan ini (FUP) sangat merugikan bagi pengguna layanan ini. Hal ini dikarenakan adanya pembatasan kuota Internet yang seharusnya Unlimited menjadi sistem kuota. Pembatasan ini tidak ada bedanya dengan layanan Mobile Broadband," tulis Yogi Christianto di dalam petisinya yang berjudul "Kembalikan IndiHome Seperti Semula".

Petisinya itu sudah memperoleh lebih dari 11 ribu tandantangan dukungan dari para netizen.  

Kebijakan FUP ini sendiri memang sudah tertera di situs IndiHome.co.id,di keterangannya disebutkan bahwa hanya pengguna dengan paket 10 Mbps ke atas saja yang terkena kebijakan ini. Namun tidak ada paket di bawah 10 Mbps yang disediakan oleh pelanggan Telkom Group.

Rinciannya seperti berikut:
  • Untuk layanan dengan kecepatan 10 Mbps maka Fair Usage yang diberikan adalah hingga 300 GB. Setelah itu kecepatan turun hanya 25 persen saja hingga mencapai 400 GB. Setelah itu kecepatan turun menjadi 40 persen unlimited.
  • Untuk layanan dengan kecepatan 20 Mbps maka Fair Usage yang diberikan adalah hingga 500 GB. Setelah itu kecepatan turun hanya 25 persen saja hingga mencapai 800 GB. Setelah itu kecepatan turun menjadi 40 persen unlimited.
  • Untuk layanan dengan kecepatan 40 Mbps maka Fair Usage yang diberikan adalah hingga 900 GB. Setelah itu kecepatan turun hanya 25 persen saja hingga mencapai 1600 GB. Setelah itu kecepatan turun menjadi 40 persen unlimited.
  • Untuk layanan dengan kecepatan 50 Mbps maka Fair Usage yang diberikan adalah hingga 1.200 GB. Setelah itu kecepatan turun hanya 25 persen saja hingga mencapai 2000 GB. Setelah itu kecepatan turun menjadi 40 persen unlimited.
  • Untuk layanan dengan kecepatan 100 Mbps maka Fair Usage yang diberikan adalah hingga 2000 GB. Setelah itu kecepatan turun menjadi 50 persen unlimited.
(tyo)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK