Beberapa orang yang bekerja di perkebunan teh lalu mengambil serpihannya dan membawanya ke kantor polisi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum terjatuh, satu dari tiga balon internet pertama milik Google yang akan diterbangkan ini sudah mengudara di Sri Lanka pada Senin, 15 Februari 2016 setelah diterbangkan dari Amerika Selatan.
Awal Maret 2016, pemerintah Sri Lanka mengumumkan bahwa mereka akan mengambil alih 25 persen saham perusahaan join venture milik Google. Investasi ini tidak berbentuk uang, melainkan alokasi spektrum untuk Project Loon.
Ke depannya, pemerintah akan menawarkan 10 persen dari saham kepada penyedia layanan telepon yang berada di pulau tersebut. Hal ini dilakukan untuk memperluas jangkauan dan menurunkan tarif layanan data.
Loon di Indonesia
Indonesia sendiri termasuk salah satu negara yang memanfaatkan Loon untuk menyerbarkan internet ke kawasan terpencil yang belum terjamah konektivitas. Loon menggunakan spektrum milik operator seperti Indosat Ooredoo, Telkomsel dan XL Axiata.
Salah satu operator tanah air, Indosat Ooredoo mengaku sudah melakukan ujicoba Balon Loon dan pengujian akan selesai sekitar bulan Agustus 2016. (tyo)