Cara Google Percepat Akses Website di Indonesia

Trisno Heriyanto, CNN Indonesia | Kamis, 25/02/2016 18:00 WIB
Cara Google Percepat Akses Website di Indonesia Tampilan website yang sudah menggunakan Google AMP (dok.Google)
Jakarta, CNN Indonesia -- Google baru saja merilis program untuk mempercepat akses situs-situs di Indonesia.

Program itu bernama Accelerated Mobile Pages (AMP), dan ini berbeda dengan teknik mereduksi data yang selama ini dilakukan para pembuat browser.

AMP sebenarnya mirip dengan Instant Articles yang ditawarkan Facebook, yakni menawarkan akses membaca berita lebih cepat dan lebih enak dibaca tanpa mengurangi kualitas. Namun berbeda dengan Facebook, AMP bisa berjalan di semua browser ponsel dan muncul di pencarian Google.


“Sekarang saat Anda mencari sebuah berita atau topik di Google melalui perangkat mobile, laman web relevan yang dibuat menggunakan AMP akan muncul. Berita yang Anda pilih akan dimuat dengan sangat cepat, dan Anda akan merasakan mudahnya membaca artikel tanpa menunggu lama,” ujar Rudy Galfi, Product Manager, AMP.

Tampilan situs yang mendukung Google AMP
Kepada CNN Indonesia Google menjelaskan sedikit mengenai mekanisme AMP dan rahasia aplikasi tersebut bisa membuat tampilan situs lebih cepat.

AMP bekerja dengan menyederhanakan isi coding dalam suatu situs, dengan kata lain penerbit bisa menggunakan laman yang menggunakan HTML sepenuhnya dan laman sudah dioptimalisasi dengan AMP.

Saat pengguna Internet melakukan penelusuran melalui mesin pencari Google, maka kini otomatis Google menampilkan situs-situs yang mendukung AMP di deretan atas. Bukan cuma itu, tampilanya juga dibuat sederhana yang membuat pengguna akan terus betah membaca berita.

“Anda juga bisa dengan mudah mengeksplor hasil penelusuran dari satu berita AMP ke lainnya hanya dengan menggeser jari,” lanjut Rudy dalam siaran pers.

Bukan cuma hal tampilan, tapi yang terpenting AMP bisa mempercepat akses suatu situs. Menurut Google membuat situs empat kali lebih cepat diakses dan 10 kali lebih hemat data, dan ini dianggap sangat cocok sekali di Indonesia.

Di Indonesia Kaskus menjadi rekanan pertama yang menggunakan AMP. Tidak pada semua lamannya memang, hanya untuk berita dan politik saja.

AMP sendiri sejatinya sudah diperkenalkan Google sejak setahun terakhir, dan Google menepati janji untuk menggulirkan fitur tersebut di awal 2016.


(eno)