Menurut surat kabar setempat La Jornada, akibat unjuk rasa dan bentrok itu menyebabkan sejumlah ruas jalanan di kota tersebut lumpuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Uber mempengaruhi kita dengan sangat banyak. Mereka mengambil 'makanan dari meja kami', " ujar sopir taksi di Guadalajara, seperti dikutip dari Business Insider.
Akibat bentrok di Plaza de Tecnologia menyebabkan penangkapan setidaknya 43 orang dan satu orang cidera.
Bentrok ini sendiri ditanggapi oleh Uber dengan menawarkan jasa gratis hingga 100 peso kepada warga yang terjebak dalam kerusuhan tersebut.
Ini bukan insiden kekerasan pertama berkaitan dengan operasi Uber di Guadalajara. Pada bulan Agustus tahun lalu, beberapa sopir Uber diculik di bawah todongan senjata dan beberapa dari mobil mereka dicuri.
Uber mulai beroperasi di enam kota Meksiko pada tanggal 8 Maret, menambah delapan kota itu setelah beroperasi di Meksiko sejak akhir 2013, menurut El Financiero. Pada akhir 2015, Uber dilaporkan memiliki 1,2 juta pengguna di Meksiko yang dilayani oleh sekitar 39.000 pengemudi
(tyo/eno)