Laporan pemerintah Britania yang dipaparkan di House of Commons by the Science and Technology Committee baru-baru ini menunjukan bahwa sebanyak 5,8 juta orang tidak pernah menggunakan Internet.
Selain itu, tercatat 12,6 juta orang dewasa yang kekurangan pengetahuan dasar tentang dunia digital dan penggunaan komputer.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Ketika Menkominfo Cemburu dengan Singapura |
"Meski Inggris memimpin sektor teknologi di Eropa, kami perlu mengambil tindakan konkret untuk menghindari kemunduran," ucap pimpinan komite Nicola Blackwood, seperti dikutip dari International Business Times.
Di dalam laporan tersebut juga mengulas tentang tuntutan pekerjaan sebanyak 90 persen yang mengharuskan kandidat memiliki kemampuan digital, di mana 72 persen perusahaan tidak bersedia melakukan wawancara apabila kandidat tidak memiliki keterampilan dasar komputer.
Dari situ, diperkirakan Inggris membutuhkan sekitar 745 ribu tenaga kerja tambahan yang memenuhi kriteria tersebut. Jika tidak, tentu saja lowongan pekerjaan itu bisa jatuh ke tangan pekerja asing.
Lalu beralih ke edukasi digital, saat ini ditemukan 22 persen perlengkapan teknologi informasi di sekolah-sekolah sudah tidak bisa beroperasi secara efektif, serta hanya 35 persen guru ilmu komputer yang mengantongi pendidikan relevan.
Nantinya keterampilan digital akan menjadi salah satu komponen pokok di semua program magang tanpa melihat apakah bidang tersebut melibatkan komputer dan teknologi secara langsung atau tidak.
Pemerintah juga akan berupaya agar semua universitas akan menyediakan sarana 'wejangan' karir yang berbau digital dan mahasiswa bisa mendapat pelajaran soal coding. (tyo)