Jelang Lebaran Konsumen Buru Ponsel Baru
CNN Indonesia
Rabu, 15 Jun 2016 11:22 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Menjelang Hari Raya Idul Fitri ponsel ternyata menjadi salah satu komoditi yang paling diburu oleh konsumen. Hal ini yang dirasakan oleh operator Smartfren.
Sukaca Purwokardjono, Division Head Device Planning and Management PT Smartfren Telecom menjelaskan bahwa permintaan ponsel baru mulai terasa meningkat ketika masyarakat sudah menerima tunjangan hari raya (THR).
"Nanti kalau sudah pada terima THR, penjualan handphone meningkat drastis. Pengalaman kita tahun lalu, setelah konsumen terima THR, peningkatannya bisa dua kali lipat," jelasnya.
Ia pun berharap hal serupa juga akan terjadi pada tahun 2016 ini. Terlebih, kini Smartfren tak hanya memiliki lini ponsel Andromax, tetapi juga OMH (Open Handset Market) seperti Samsung, Lenovo, dan Hisense.
"Tahun ini mudah-mudahan bisa sama setidaknya. Karena itu adalah perilaku konsumen. Jadi biasanya kan sebelum mudik, mereka kasih oleh-oleh macam-macam, termasuk handphone," katanya.
"Apalagi tahun ini ada Andromax dan berbagai ponsel OMH. Harganya sangat variatif, dari Rp600 ribuan hingga Rp3 jutaan. Jadi pilihannya banyak," sambungnya.
Hingga akhir tahun 2016 ini, Smartfren sendiri masih ingin meluncurkan sejumlah ponsel anyarnya baik dari lini Andromax maupun OMH.
"Andromax di kuartal empat 2016 akan ada lagi. Saat ini kontribusinya memang masih lebih besar Andromax. Ke depan porsinya akan 50:50," tutup Sukaca.
Sukaca Purwokardjono, Division Head Device Planning and Management PT Smartfren Telecom menjelaskan bahwa permintaan ponsel baru mulai terasa meningkat ketika masyarakat sudah menerima tunjangan hari raya (THR).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tahun ini mudah-mudahan bisa sama setidaknya. Karena itu adalah perilaku konsumen. Jadi biasanya kan sebelum mudik, mereka kasih oleh-oleh macam-macam, termasuk handphone," katanya.
Hingga akhir tahun 2016 ini, Smartfren sendiri masih ingin meluncurkan sejumlah ponsel anyarnya baik dari lini Andromax maupun OMH.
"Andromax di kuartal empat 2016 akan ada lagi. Saat ini kontribusinya memang masih lebih besar Andromax. Ke depan porsinya akan 50:50," tutup Sukaca.