Ada 22 Juta Pengguna Aktif Instagram dari Indonesia

Hani Nur Fajrina, CNN Indonesia | Senin, 27/06/2016 07:47 WIB
Ada 22 Juta Pengguna Aktif Instagram dari Indonesia Ilustrasi (Justin Sullivan/Getty Images)
Jakarta, CNN Indonesia -- Aplikasi berbagi foto dan video Instagram mencatat angka baru dari segi penggunaannya. Kini layanan milik Facebook ini dipakai oleh 500 juta user per bulan.

Pendiri merangkap CEO Facebook Mark Zuckerberg mengumumkan peningkatan pengguna Instagram melalui akun Facebook pribadinya.

"Lebih dari 500 juta orang sekarang memakai Instagram setiap bulan, dan 300 jutanya menggunakan layanan ini setiap hari. Komunitas Instagram bertambah lebih dari dua kali lipat selama 2 tahun terakhir," tulis Zuckerberg sembari memamerkan foto dirinya memegang papan yang menyerupai bentuk Instagram di kantornya.


Sementara itu dari siaran pers yang diterima CNNIndonesia.com, Instagram sendiri memiliki 22 juta pengguna aktif bulanan di Indonesia. Angka tersebut diyakini akan terus meningkat.

Lebih lanjut, Instagram mengungkapkan bahwa 500 juta user itu terdiri dari 80 persen user yang berasal dari luar Amerika Serikat.

Tergolong cepat, sebab pada September 2015 pengguna Instagram masih berjumlah 400 juta user.

Tak hanya itu, pihak Instagram menyatakan ada sebanyak 95 juta foto dan video yang dipublikasikan ke platformnya setiap hari, dengan 4,2 miliar likes per harinya.

Bagaimana dengan jumlah publikasi yang lebih rinci? Instagram mencatat ada sebanyak 325 juta publikasi yang menggunakan tanda pagar #TBT yang artinya Throwback Thursdays.

Lalu ada sebanyak 169 ribu pengguna memamerkan foto dan video dengan tagar #mostwonderfultimeoftheyear serta tagar #firsttattoo digunakan oleh 381 ribu user.

Perluasan layanan Instagram ke ranah global dalam waktu yang cepat kemudian dinilai telah mengalahkan jejaring sosial mikroblog Twitter yang sejak beberapa bulan lalu mengalami stagnan pertumbuhan pengguna di angka 300 juta user.

Facebook mengakuisisi Instagram pada 2012 lalu senilai US$1 miliar. Sejak itu Instagram tumbuh menjadi salah satu aplikasi media sosial paling populer di dunia.

Instagram pun berkontribusi terhadap pendapatan Facebook secara signifikan. Lembaga riset eMarketer kemudian memprediksi Facebook akan menghasilkan US$1,5 miliar dari pendapatan iklan di tahun 2016 ini. (tyo)