Popularitas game tersebut berbanding lurus dengan naiknya pamor Hanske, semua orang penasaran dengan apa yang akan dilakukan oleh CEO Niantic tersebut, termasuk kelompok peretas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya satu, cuitan sebelumnya juga termasuk aneh yakni berbunyi “#Ourmine, This Hack for Brazil #Pokemongobrazil..”
Sampai saat ini, tampaknya Hanke masih belum menyadari bila aku Twitter miliknya disusupi. Sebab, cuitan yang janggal tersebut masih terpampang di lini masanya.
Niantic awalnya adalah sebuah startup di dalam perusahaan Google. Perusahaan asal San Francisco, California, AS, itu didirikan pada 2010 dengan nama Niantic Labs oleh John Hanke sebagai CEO. Ya, Hanke adalah seorang veteran Google.
Ia menjadi salah satu pendiri perusahaan visualisasi data geospasial Keyhole Inc., yang diakuisisi dan "dibunuh" Google pada 2004 demi mengembangkan fitur Google Earth.
Setelah Keyhole diakuisisi, Hanke menghabiskan beberapa tahunnya di Google sebagai wakil presiden manajemen produk untuk divisi "Geo" yang meliputi Google Maps, Google Earth, Local, StreetView, SketchUp, dan Panoramio. Ia mengemban tanggung jawab besar mengembangkan data spasial Google Maps sebelum mendirikan Niantic.
Perjalanan hidup Hanke membuatnya punya pengalaman panjang nan kuat dalam teknologi pemetaan digital, navigasi, dan bisa dibilang geografis Bumi. Semua itu terhubung dengan satelit Global Positioning System (GPS).
(tyo)