Gamer Berkeliaran Sejauh 4,6 Miliar KM Demi Pokemon

Hani Nur Fajrina, CNN Indonesia | Jumat, 09/09/2016 07:02 WIB
CEO Niantic Inc. membeberkan total jarak jalan para gamer selama mereka memainkan game Pokemon Go. Ilustrasi (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pokemon Go mampu menyeret kaki para gamer untuk keluar rumah demi memburu monster saku yang tersebar di berbagai tempat. Perusahaan pun telah mencatat total jarak yang berhasil ditempuh para gamer.

John Hanke selaku CEO perusahaan pengembang Niantic Inc. memanfaatkan hajat Apple di Auditorium Bill Graham Civic, San Francisco, Amerika Serikat pada Kamis dini hari (8/9) untuk mengumumkan pencapaian baru Pokemon Go.

Fenomena nyata dari Pokemon Go adalah orang-orang rela berkeliaran di sepanjang jalan dan tempat umum hanya untuk memburu Pokemon. Dari penuturan Hanke, para gamer secara total telah berjalan 4,6 miliar kilometer saat memainkan game itu.



Terlebih, Pokemon Go sebentar lagi akan tersedia di perangkat jam tangan pintar Apple Watch. Hanke mengatakan, ia berharap hal itu akan mendorong para gamer agar lebih menjadikan Pokemon Go sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari, khususnya meningkatkan kebugaran dan eksplorasi dunia luar.

Selain soal jarak tempuh yang telah dijangkau para gamer, Hanke tak lupa memamerkan jumlah unduh Pokemon Go yang kini telah mencapai setengah miliar download.

Angka 500 juta download tersebut terhitung sejak Pokemon Go tersedia di toko aplikasi Google PlayStore dan Apple App Store pada 6 Juli lalu.

Pokemon Go saat ini telah tersedia di lebih dari 100 negara di dunia dan dilaporkan meraup pendapatan US$200 juta hanya dalam kurun empat minggu sejak ia dirilis.


Diakui Hanke, Niantic memiliki tiga tujuan terhadap game berbasis augmented reality dan GPS itu.

Pertama, exercise alias gerak badan. Menurut Hanke, banyak aplikasi kebugaran tubuh yang gagal membuat penggunanya betul-betul hidup sehat.

Kedua, melihat dunia dengan 'mata baru'. Pokemon Go bertujuan memberi pandangan baru terhadap hal-hal di sekitar masyarakat. Caranya, menyulap tempat dan ruang publik menjadi Pokestop dan Pokegym.


Ketiga, membuat gamer bersosialisasi dengan orang baru. Pokemon Go selama ini berhasil membuat gamer menjelajahi berbagai tempat untuk menangkap Pokemon. Kemudian saat gamer mencapai level lebih tinggi, dia harus membentuk tim dengan sesama gamer untuk berbagi kekuatan dan menguasai Pokegym.

Hanke menggambarkan hal tersebut sebagai icebreaker, yang artinya Pokemon Go mampu menciptakan hubungan pertemanan dengan orang baru dan bermain bersama. (tyo)