Samsung menghentikan pemasaran telepon seluler itu setelah terjadinya 35 kasus ledakan yang disebabkan cacat pada baterai. Konsumen yang telah membeli Galaxy Note 7 juga diminta mengembalikan produk tersebut dengan pilihan kompensasi seperti pengembalian uang, perbaikan, atau penggantian dengan ponsel tipe lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari CNN Money, pengamat memperkirakan biaya yang ditanggung Samsung karena penarikan Galaxy Note 7 mencapai ratusan juta dolar.
"Jika mereka benar-benar terguncang dan hal ini berlarut-larut, dan akan ada lebih banyak cerita buruk di media, maka reputasi dan penjualan mereka tahun depan akan tercoreng," kata Newman.
"Faktor ketakutan itu yang membuat harga saham turun."
Meski demikian, Newman memperkirakan Samsung bisa bertahan menghadapi skandal ini.
"Ini akan mereda dalam beberapa bulan ke depan, katanya. "Dalam jangka panjang, Samsung adalah merek yang kuat dengan produk yang hebat. Kebanyakan dari produk-produk mereka tidak meledak." (vws)