Marketplace Facebook Tampilkan Senjata hingga Ganja

Hani Nur Fajrina, CNN Indonesia | Kamis, 06/10/2016 17:08 WIB
Marketplace Facebook Tampilkan Senjata hingga Ganja Thumbnail Video Marketplace Facebook .(Photografer CNN)
Jakarta, CNN Indonesia -- Layanan jual-beli Marketplace memang baru diluncurkan oleh Facebook. Namun ada masalah di dalamnya, yakni konten yang ditampilkan "sangat mengganggu".

Di laman Marketplace Facebook memang terpampang sejumlah kategori agar lebih mempermudah pengguna untuk membeli produk. Di antaranya furnitur, sepeda, dan peralatan rumah tangga.

Namun sejumlah gambar yang seharusnya tidak dipamerkan di layanan jual-beli tersebut justru turut muncul, seperti senjata api, binatang, hingga ganja.


Masalah tersebut sempat bikin netizen di Twitter meradang. Seperti yang dipublikasikan oleh pengguna akun @sophie_westonn.

"Marketplace baru dari Facebook ini terlihat bagus," sindirnya.

via Twitter (dok. @sophie_westonn)
Sindiran serupa juga datang dari akun @ZackNeiner yang mengatakan, "terima kasih Facebook Marketplace telah memberi saya kesempatan membeli bayi atau senjata."

via Twitter (dok. @ZackNeiner)
Masalah tersebut sudah ditangani oleh Facebook. Kepada BBC, perusahaan pimpinan Mark Zuckerberg itu mengatakan adanya masalah teknis yang berhenti mengolah sistem peninjauan terhadap konten yang dibagikan di dalam Marketplace.

"Kami minta maaf atas masalah ini. Kami sedang memperbaikinya dan akan terus memonitor sistem untuk memastikan konten dan menyingkirkan konten terlarang," kata pihak perusahaan.

Sekadar diketahui, layanan Marketplace memungkinkan para pengguna untuk menjual, mencari, memberi penawaran, dan membeli barang, sehingga transaksi dilakukan oleh konsumen kepada konsumen (C2C).


Facebook tak memberi batasan barang apa saja yamg boleh atau tidak boleh dijual, bahkan barang bekas sekalipun bisa dijual di Marketplace. Proses upload foto dan memberi deskripsi barang dagangan bisa dilakukan langsung dari ponsel.

Sejauh ini Facebook tidak memfasilitasi pembayaran atau pengiriman barang, juga tak mengutip untung dari transaksi apapun.

Marketplace baru akan diluncurkan di Amerika Serikat, Inggris, Australia, dan Selandia Baru, untuk para pengguna iPhone dan Android. Fitur Marketplace akan menyambangi Facebook versi komputer desktop dalam beberapa bulan ke depan. (hnf/evn)