Di laman Marketplace Facebook memang terpampang sejumlah kategori agar lebih mempermudah pengguna untuk membeli produk. Di antaranya furnitur, sepeda, dan peralatan rumah tangga.
Namun sejumlah gambar yang seharusnya tidak dipamerkan di layanan jual-beli tersebut justru turut muncul, seperti senjata api, binatang, hingga ganja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Marketplace baru dari Facebook ini terlihat bagus," sindirnya.
via Twitter (dok. @sophie_westonn) |
via Twitter (dok. @ZackNeiner) |
"Kami minta maaf atas masalah ini. Kami sedang memperbaikinya dan akan terus memonitor sistem untuk memastikan konten dan menyingkirkan konten terlarang," kata pihak perusahaan.
Sekadar diketahui, layanan Marketplace memungkinkan para pengguna untuk menjual, mencari, memberi penawaran, dan membeli barang, sehingga transaksi dilakukan oleh konsumen kepada konsumen (C2C).
Lihat juga:Facebook Buka Lapak Jual Beli Marketplace |
Facebook tak memberi batasan barang apa saja yamg boleh atau tidak boleh dijual, bahkan barang bekas sekalipun bisa dijual di Marketplace. Proses upload foto dan memberi deskripsi barang dagangan bisa dilakukan langsung dari ponsel.
Sejauh ini Facebook tidak memfasilitasi pembayaran atau pengiriman barang, juga tak mengutip untung dari transaksi apapun.
Marketplace baru akan diluncurkan di Amerika Serikat, Inggris, Australia, dan Selandia Baru, untuk para pengguna iPhone dan Android. Fitur Marketplace akan menyambangi Facebook versi komputer desktop dalam beberapa bulan ke depan. (hnf/evn)
via Twitter (dok. @sophie_westonn)
via Twitter (dok. @ZackNeiner)