Samsung Pilih LG Chem Untuk Baterai Galaxy S8

Ervina Anggraini, CNN Indonesia | Jumat, 21/10/2016 17:47 WIB
Samsung Pilih LG Chem Untuk Baterai Galaxy S8 Ilustrasi logo Samsung (dok. REUTERS/Andrew Kelly)
Jakarta, CNN Indonesia -- Insiden cacat baterai pada Galaxy Note 7 menjadi pelajaran berharga bagi Samsung untuk mempertimbangkan penyedia komponen lain untuk ponse flagship-nya tahun depan.

Mengutip Sammobile, Samsung diketahui mempertimbangkan menggunakan baterai LG Chem untuk flagship terbarunya Galaxy S8.

Kabar ini berhembus tepat sepekan setelah Samsung memutuskan untuk menghentikan produksi Galaxy Note 7 dan menggantinya dengan ponsel model lain.


Menurut harian Maeil Business, keputusan Samsung memilih LG Chem kabarnya untuk memberikan pilihan pemasok komponen selain Samsung SDI dan perusahaan asal China, ATL.

"Kami mencari keberagaman pemasok komponen, salah satunya LG Chem," kata salah satu petinggi Samsung.

Kabar penarikan dan penghentian babak pertama Galaxy Note 7 pada September lalu diketahui akibat kesalahan penggunaan baterai. Ditengarai baterai yang memicu panas berlebih dan ledakan berasal dari pemasok internal yakni Samsung SDI.

Hanya saja, meski sudah mengganti pemasok baterai menjatuhkan pilihan pada perusahaan China ATL yang diklaim lebih aman, hal itu justru tidak menyelesaikan masalah.

Unit yang diklaim lebih aman justru masih memicu kasus panas berlebih dan ledakan. Hingga saat ini kasus kegagalan kedua masih menjadi tanda tanya besar bagi Samsung.

Perusahaan asal Korea Selatan ini memastikan akan melakukan investigasi lebih lanjut terkait kegagalan kedua yang ditemui pada Galaxy Note 7. (evn/evn)