Pengguna Internet di Indonesia Didominasi Anak Muda

Bintoro Agung Sugiharto, CNN Indonesia | Senin, 24/10/2016 16:17 WIB
Pengguna Internet di Indonesia Didominasi Anak Muda Ketua APJII Jamalul Izza (Dok. Pribadi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Generasi muda dalam rentang usia 20-24 tahun dan 25-29 tahun memiliki angka penetrasi hingga lebih dari 80 persen pengguna internet di Indonesia.

Angka tersebut relatif tinggi ketimbang penduduk kelompok usia lainnya berdasarkan riset terbaru yang dirilis Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia.

Pada kategori 20-24 tahun ditemukan 22,3 juta jiwa yang setara 82 persen dari total penduduk di kelompok itu. Sedangkan pada kelompok 25-29 tahun, terdapat 24 juta pengguna internet atau setara 80 persen total jumlah jiwa.



Temuan itu didukung dengan diketahuinya profesi mahasiswa sebagai profesi yang paling banyak menggunakan internet ketimbang sektor lain.

Kedua kelompok usia itu meninggalkan jauh kelompok usia lainnya yakni kategori usia 30-34 tahun dan 35-39 tahun. Kedua kelompok ini punya jumlah pengguna internet yang relatif tak jauh beda dengan mereka yang lebih muda di angka 20-an juta. Namun dibanding jumlah penduduknya, pengguna internet di kelompok itu hanya sekitar 72 persen dan 63 persen.

Gelombang generasi millenial tak bisa dipungkiri menjadi ujung tombak penetrasi internet di Indonesia. Lahir dan besar bersama derasnya era informasi dan digital, penerimaan serta literasi usia muda lebih mudah ketimbang kelompok usia lain.

Salah satu cerminan temuan di atas adalah bagaimana pola perilaku pengguna internet di Indonesia.


Media sosial merajai konten internet sebagai yang paling sering diakses netizen. Tercatat 97,4 persen orang Indonesia mengakses akun media sosial saat mengunakan internet.

Selain itu, indikasi dominasi usia muda terlihat dari aktivitas menonton film secara daring, memutar musik online, dan menonton olahraga online menjadi pilihan utama pengguna internet sebagai sumber hiburannya. Cukup jelas ketiga aktivitas itu dekat dengan gaya hidup kelompok usia muda.

Gejala demikian dapat dilacak dari produk-produk operator yang menyasar segmen anak muda. Sebut saja Spotify dan Iflix bersama Indosat serta Hooq bersama Telkomsel.

"Streaming film itu ramai sekali kan. Makanya enggak heran banyak pemain di sektor itu berbondong-bondong masuk ke sini," ujar Henri Kasyfi Soemartono, Sekretaris Jenderal APJII di Jakarta, Senin (24/10).


Meski demikian, temuan paling mengejutkan disebut Kasyi dari survei APJII ini adalah persentase pengguna internet pada kelompok usia 10-14 tahun yang mencapai 100 persen dengan jumlah 768 ribu.

Angka-angka tersebut mewakili kenaikan penetrasi pengguna internet di Indonesia. Dari level 46 persen pada 2014, hasil survei dengan data per Oktober 2016 ini mencatat penetrasi internet mencapai 46 persen atau sekitar 132,7 juta pengguna.

Survei APJII ini memakai 1250 sampel untuk statistik penetrasi dan 2000 sampel untuk perilaku pengguna internet. Survei dilakukan dengan metode multi-staged random sampling dengan waktu 1-11 Juni 2016. Sampel diambil dari tiap provinsi secara proporsional menyesuaikan jumlah penduduk di tiap provinsi.