Bekasi kini Sudah Smart City

Susetyo Dwi Prihadi, CNN Indonesia | Rabu, 30/11/2016 15:12 WIB
Demi mewujudkan konsep Smart City, pemerintah Kota Bekasi menghadirkan aplikasi Sorot yang berguna untuk melaporkan masalah di lingkungan sekitar. Pemerintah Kota Bekasi meresmikan Bekasi Smart City yang merupakan hasil kolaborasi dengan LAPITB dan Telkomsel. (CNN Indonesia/Susetyo Dwi Prihadi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kota Bekasi sedang menuju Kota Pintar atau Smart City. Salah satu upaya yang sedang didorong oleh pemerintah setempat adalah dengan menghadirkan aplikasi Sorot yang terintegrasi dengan Command Center.

Aplikasi yang baru tersedia untuk pengguna Android itu bisa dimanfaatkan oleh jutaan warga Kota Patriot untuk melaporkan masalah yang ada di sekitar wilayahnya. Misalnya, bila ada sampah yang belum terangkut atau jalan berlubang bisa dilaporkan melalui aplikasi tersebut.

Nantinya, laporan akan diterima dan terintegrasi di Command Center yang dibangun di Kawasan Kantor Walikota Bekasi. Ada sekitar tiga orang yang bergilir untuk menerima dan menindaklanjuti laporan tersebut.


"Dengan kehadiran aplikasi dan command center ini diharapkan dua juta warga Kota Bekasi bisa segera melaporkan masalah dan segera kami tangani," ucap Walikota Bekasi Rahmat Effendi, di Pendopo Kota Bekasi, Rabu (30/11).


Bekasi Smart City ini sendiri merupakan hasil kolaborasi antara Telkomsel dengan dengan LAPI (Lembaga Afiliasi Penelitian dan Industri) dari Institut Teknologi Bandung (ITB).

"Kami memiliki tanggung jawab untuk memberikan layanan dan solusi mobile digital yang melebihi ekspektasi pelanggan, memberikan nilai tambah kepada para stakeholder, dan mendukung pertumbuhan perekonomian bangsa," ujar VP Technology & System Telkomsel Ivan C. Permana.

Ia kemudian menyambung, "implementasi Smart City di Indonesia merupakan dukungan kami terhadap pemerintah kota dalam meningkatkan kinerja sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat."

Dari penuturan Ivan, Bekasi menjadi kota ke-dua diimplementasikannya platform Smart City oleh Telkomsel dan LAPI ITB. Tahun lalu, platform serupa juga telah diterapkan di Bogor, Jawa Barat.


Ke depannya platform Smart City juga akan diterapkan di berbagai kota di Indonesia.

"Di samping kesiapan pemerintah dan masyarakat, alasan lain dipilihnya Bogor dan Bekasi sebagai pilot project Smart City adalah kota-kota ini merupakan penyangga utama Jakarta yang merupakan ibukota negara. Kami percaya permasalahan di ibukota dapat tersolusi secara komprehensif apabila kota-kota penyangga di sekitarnya juga mampu mengatasi persoalan perkotaan secara smart," papar Ivan.

Untuk menunjang terwujudnya Smart City Bekasi, Telkomsel telah menggelar jaringan mobile broadband berkualitas. Sebanyak 332 BTS 4G (eNode B) telah dibangun di Bekasi untuk melayani kebutuhan digital lifestyle masyarakat Bekasi. (hnf/hnf)