Apple Kerap Anak Tirikan Mac

Ervina Anggraini, CNN Indonesia | Rabu, 21/12/2016 08:06 WIB
Apple Kerap Anak Tirikan Mac CEO Apple TIm Cook saat memperkenalkan kemunculan Mac terbaru. (Foto: REUTERS/Robert Galbraith)
Jakarta, CNN Indonesia -- Apple dikabarkan menghadapi permasalahan serius terkait lini bisnis Mac yang performa penjualannya terus merosot.

Lini bisnis Mac diketahui hanya menyumbang 11 persen dari total pendapatan perusahaan. Angka itu berbanding terbalik dibandingkan iPhone yang mendominasi dengan kontribusi sebesar 63 persen.

Sebagai imbasnya, sumber terdekat mengatakan Apple lebih mengistimewakan tenaga dan kemampuan riset untuk mengembangkan iPhone ketimbang Mac. Bahkan selama lebih dari 20 tahun Apple masih 'setia' dengan konsep Mac yang itu-itu saja.


Bloomberg sempat menulis sejatinya tim Mac bukan prioritas utama bagi Apple. Mereka menegaskan tim Mac telah kehilangan pengaruh John Ive dan tim peranti lunak perusahaan.


Sumber yang enggan menyebutkan identitasnya itu juga mengatakan jika mereka kurang mendapat arahan dari manajemen untuk keperluan riset dan pengembangan.

Hal itulah yang menjadi penyebab belakangan kemunculan Mac kerap tertunda, karena terkendala faktor peranti keras dan tantangan teknis lainnya.

Ketergantungan Apple pada chipset Intel menjadi salah satu penyebab kemunculan Mac stagnan. Jika kemunculan cipset Intel tertunda seperti yang terjadi pada 2015 lalu, otomatis Apple juga harus menunda kehadiran Mac.

Bahkan kemunculan iMac dan MacBook terbaru tahun ini tidak bisa memperbaiki keadaan. Apple justru menuai kritikan pedas dari banyak kalangan.

Dibandingkan iMac, kemunculan Microsoft Surface Studio dianggap lebih revolusioner dengan fitur dan teknologi yang memang dibutuhkan.


Namun begitu, CEO Tim Cook membantah kabar yang mengatakan nasib Mac tengah di ujung tanduk. Dalam sebuah wawancara Cook membantah kabar tersebut dan menegaskan perkembangan Mac hingga saat ini baik-baik saja.

"Linis bisnis desktop sangat strategis bagi kami karena unik dibandingkan notebook. Layar yang lebih luas, ruang penyimpanan lebih besar, performa lebih cepat dan ada banyak perbedaan yang menjadikan desktop sangat penting," ucap Cook saat diwawancarai oleh Techcrunch.

Ketika disinggung mengenai komitmen untuk mengembangkan desktop di masa depan, ia justru menanyakan pihak yang meragukan keseriusan Apple di bidang itu. (evn/evn)