Kondisi cuaca yang tak mendukung membuat Falcon 9 harus berdiam dulu di kandangnya. California belakangan diterpa angin kencang diikuti hujan deras.
Penundaan ini datang dari Lembaga Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) yang meminta SpaceX pada Jumat lalu (6/1) agar menjadwalkan ulang penerbangan Falcon 9.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jadwal lepas landas Falcon 9 akhirnya digeser ke 14 Januari mendatang.
Tentu saja peluncuran ini akan menjadi yang pertama setelah roket Falcon 9 sebelumnya mengalami ledakan masif pada September 2016 lalu saat melakukan uji coba di Cape Canaveral, Florida.
Kecelakaan tersebut menghancurkan roket Falcon 9 dan satelit komunikasi Amos-6 milik Israel yang memiliki nilai US$200 juta.
Kala itu musibah yang menimpa SpaceX sempat membuat pihak Facebook kecewa lantran satelit Amos-6 seharusnya digunakan Facebook untuk membantu mempercepat akses internet ke Afrika, Timur Tengah, dan Eropa. (hnf/tyo)