Tagar #BoikotIndosat Menggema, Ada Apa?

Bintoro Agung, CNN Indonesia | Senin, 05/06/2017 16:43 WIB
Tagar #BoikotIndosat Menggema, Ada Apa? Ilustrasi Indosat (CNN Indonesia/Ervina Anggraini)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tanda pagar #BoikotIndosat menggema di trending topik Twitter. Kampanye #BoikotIndosat melambung diduga karena protes sebagian warga terhadap perlakuan Indosat kepada salah satu karyawannya.

Hingga tulisan ini dibuat tagar topik tersebut telah bergulir lebih dari 10 ribu tweet. Mayoritas tweet yang mengikuti topik itu menyertai kalimat kecaman kepada perusahaan yang dipimpin Alexander Rusli itu.

"Saya kecewa dan kini saatnya kita #BoikotIndosat," tulis @rifki___.

"Punya saya malah sudah lebih dari 13 tahun. Bye indosat... #BoikotIndosat." kata akun @Aquila_Azure.


Ada pula sebuah akun yang mengadukan keputusan Indosat ke perusahaan induknya yakni Ooredoo dengan menyebut akun mereka.

"Dear @ooredoo, your business partner @IndosatCare blaming their manager coz he's defending Islam. We'll #BoikotIndosat if our brother fired," tulis akun @CondetWarrior.

Mereka yang terlibat dalam topik itu menyebut Indosat tidak adil dalam memperlakukan karyawannya. Mereka tidak rela Indosat memecat seorang karyawannya yang bernama Riko M. Ferajab.

Kendati begitu, pengamatan CNNIndonesia.com tidak melihat adanya kata pecat atau pemecatan. Hal ini terlihat dari tweet Alexander Rusli.

"Bukan hoax Pak. Langkah sudah diambil. Spt yg disampaikan terpisah kami tdk tolerir staf yg terbukti tdk sejalan dgn negara dan pemerintah," kicau pria yang akrab disapa Alex di akunnya tertanggal 3 Juni lalu.

Kendati demikian rentetan tweet masih menghujani akun Indosat maupun akun Alex dengan menyertakan tagar #BoikotIndosat.