WWDC 2017

Obsesi iPad Pro Baru Gantikan Komputer Tradisional

Eka Shantika, CNN Indonesia | Selasa, 06/06/2017 16:41 WIB
Obsesi iPad Pro Baru Gantikan Komputer Tradisional CEO Apple Tim Cook saat memperkenalkan iPad Pro (REUTERS/Stephen Lam)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dalam gelaran WWDC kemarin, Apple mengumumkan iPad Pro versi baru. Tablet ini tampil lebih ringkas berukuran 10,5 inci. Sementara iPad Pro pendahulunya sebesar 12,9 inci.

Apple menawarkan pembaruan pada layar dan kamera. Untuk menambah manis tawarannya, Apple juga mengumumkan beberapa fitur yang dirancang khusus untuk iPad Pro baru ini dengan pembaruan iOS 11.

Meski pasar tablet memang sedang tidak bagus, namun Apple yakin bahwa iPad merepresentasikan masa depan komputasi mobile. Sebab perangkat ini memang dirancang untuk menggantikan komputer tradisional.


Fitur Berbeda

iPad Pro dirancang dengan jeroan yang cukup bertenaga untuk mengerjakan pekerjaan harian. iPad Pro 10,5 inci ini menggantikan model 9,7 inci yang keluar tahun lalu.

Berat dan ukuran iPad Pro 10,5  inci ini serupa dengan pendahulunya yang 9,7 inci. Model 9,7 inci tak lagi dijual oleh Apple. Ini berarti Apple berhasil memasukkan layar yang lebih besar ke dalam bodi tablet yang sama.

Selain itu, bezel yang melengkung ke belakang di bagian kanan dan kiri layar semakin tipis. Ketebalan perangkat ini hanya 6,9 mm dengan berat 677 gram.

Kamera tablet anyar ini menggunakan kamera dan image signal processor (ISP) yang sama dengan iPhone 7. Ini berarti kameranya bisa mengambil foto dengan spektrum warna yang luas dan mengambil video 4K, seperti dilansir Arstechnica.

Apple juga memperbarui tampilan layar tablet ini. Meski dengan bodi yang lebih besar, tablet ini memboyong teknologi True Tone. Teknologi ini berhasil meningkatkan warna temperatur layar tergantung pada situasi lingkungan pengguna. Selain itu, refresh rate layarnya juga cukup tinggi, 120Hz. Menggulung layar dan menulis dengan Apple Pencil juga bisa dilakukan dengan sangat mulus.

Pro 10,5 ini juga menggunakan chipset A10X Fusion baru. Chipset ini lebih bertenaga dari yang digunakan di iPhone 7 dan 7 Plus. Sayangnya, tak diketahui berapa RAM yang ditanam didalamnya.

Selain perbedaan tersebut, iPad baru ini masih memiliki persamaan fitur dengan iPad 9,7 inci. Diantaranya ketersediaan Touch ID, sistem suara empat speaker, bingkai kamera yang menonjol, Smart Connector, dan jack headphone.

Multitasking

iPad Pro baru ini dirancang agar bisa memenuhi kebutuhan komputasi dasar pengguna. Terdapat fitur drag-and-drop yang memudahkan pengguna untuk memindahkan gambar, tautan, dan hal lainnya antara dua aplikasi. Fitur ini bahkan tetap bisa berjalan meski kedua aplikasi tengah berjalan di dalam mode full screen.

Aplikasi Files juga membuat iPad lebih bisa digunakan sebagai mesin kerja ketimbang perangkat konsumsi konten. Aplikasi ini juga bisa digunakan untuk bekerja dengan file dari layanan pihak ketiga seperti Dropbox dan Box.

Fitur multitasking yang bisa dijalankan di iPad juga makin membuat pengalaman penggunaannya makin menyenangkan. Kini, saat menggunakan sebuah aplikasi, pengguna bisa mengakses dock agar bisa membuka aplikasi lainnya. Pengguna juga bisa membuka dua jendela aplikasi bersamaan dalam mode two-paned multi-window.

Pengguna juga bisa menggeser konten antar aplikasi. iPad Pro juga mengenali multigestur yang biasa digunakan pada MacOS. Misal menyapu layar dengan empat jari untuk melihat semua aplikasi yang tengah berjalan. Ini membuat batas antara iPads dan Mac jadi makin tak jelas, demikian seperti ditulis Engadget.


BACA JUGA